RADIO JOY FM - Klik Gbr Utk Mendengarkan

RADIO JOY FM - Klik Gbr Utk Mendengarkan
Semudah mendengarkan, Klik Gbr dan Linknya

"Diduga Asal Jadi" Proyek Pengaspalan Di Jl. Sawit Raya Perumnas Simalingkar Dikerjakan Saat Hujan, Walikota Medan Harus Periksa Kembali Kinerja Anak Buahnya Di Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Dan Bina Kontruksi.


Infomedandn.com|Medan- Proyek Dinas PU SDABMBK Kota Medan, pengaspalan jalan hotmix yang berada di Jl. Sawit Raya Perumnas Simalingkar Kota Medan diduga di kerjakan dengan asal jadi.

Bagaimana tidak, di saat malam pukul 23.30 wib dan dalam kondisi cuaca yang sedang diguyur hujan lebat namun tetap saja pihak konsultan proyek terkesan membiarkan para team pekerja proyek bekerja dan melakukan pengaspalan jalan hotmix tersebut.

Pantauan langsung dari lapangan oleh awak media kami DS, dari titik lokasi bahwasanya  proyek tersebut dikerjakan pada hari Sabtu Malam (23/12/2023).

Awak media kami juga telah menanyakannya langsung kepada salah satu personel dari pihak konsultan pengawas, apakah bisa dibenarkan pengaspalan itu tetap dikerjakan dalam kondisi cuaca sedang turun hujan ??? Tentu akan berdampak serius terhadap kualitas mutu dan juga kualitas dari pengaspalan tersebut ???

Namun jawaban dari pihak konsutannya sangat enteng "Mau kita biarkan saja beku material pak aspalnya di situ ??." 


Sekedar mengingatkan bahwa fungsi konsultan dari suatu proyek adalah untuk memastikan terhadap kualitas mutu dari pekerjaan yang dilaksanakan, sebab dana yang dipakai untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut berasal dari Anggaran Keuangan Negara.

Di tempat terpisah, kami juga turut menayakan pendapat dari salah satu aktivis LSM Pemerhati Kinerja Aparatur Negara (PERKARA) dan juga beliau merupakan pegiat anti korupsi di daerah sumatera utara bapak Anthony. 

"Sungguh saat ini saya heran melihat kinerja dari Dinas PU Kota Medan dan minta agar Dinas PU Medan jangan terima hasil pengaspalan jika dikerjakan masih asal jadi. Tak usah dibayarkan sebelum dicek kembali, dan diperbaiki agar tidak sia-sia menghabiskan anggaran Pemko Medan dengan hasil yang jelek, karena sudah menyalahi terhadap Kepres No. 80 Tahun 2003, tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pe­merintah.” tegasnya.

Dengan tegas "Anthony meminta, Pengawas, Pejabat Pelaksana Teknis (PPTk) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) proyek pengaspalan Jalan Sawit Raya Perumnas Simalingkar Medan untuk segera memeriksa pekerjaan kontraktor pemenang tender tersebut"

Beliau juga berharap " agar Pak Walikota Medan Boby Nasution datang ke lokasi, memeriksa hasil pengaspalan yang dikerjakan anak buahnya dan pak Walikota harus menegur Kadis Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan Topan Ginting tersebut, bila perlu dicopot saja, karena saat ini banyak proyek proyek dinas PU kota medan terkesan diawasi oleh konsutan pengawas yang kurang profesional dan tidak tepat mutu, juga tidak tepat kualitasnya. Padahal setiap Pengawasan Konsultan juga dibayar bekerja menggunakan Uang Negara." Mengakhiri pembicaraan.

Sebelum berita ini ditayangkan, awak media juga sudah berusaha mengkonfirmasi langsung ke Kadis SDABMBK Kota Medan, Topan Ginting lewat telepon selularnya, namun beliau tidak mau menjawab atau dan enggan memberikan komentar. (Red.DS)


You may like these posts